June 27, 2016

Review Backpack #Sumba40L V.2

 Apa yang membuat kamu-kamu sekalian disebut sebagai seorang backpacker? 


Ya! apa lagi kalau bukan sebuah backpack atau bahasa Indonesianya tas ransel. Backpack menjadi satu-satu pembeda antara pelancong aliran koperist dengan pelancong aliran backpacker. Jadi, sudah pasti sebuah Backpack menjadi item yang sangat penting bagi kamu-kamu sekalian pelancong aliran backpacker.

Sekitar bulan maret tahun 2014 lalu, saya membeli sebuah backpack yang sangat spesial. Kenapa spesial? karena backpack ini didesign dan di produksi langsung oleh backpacker gembel Indonesia yang kamu-kamu sekalian sudah akrab dengan namanya. Ya, dia Adis (@takdos) si empunya whateverbackpacker.com. Kamu gak kenal si adis? Mungkin kamu memang baru masuk ke aliran backpacker ini, jadi saya maklumi saja.

#Sumba40L V.2


Kamu masih penasaran kenapa backpack ini sangat spesial?

menjadi sebuah kehormatan bagi saya untuk mereview backpack ini. kuy!!

1. Overview

#Sumba40L V.2 ini merupakan generasi kedua seri backpack #Sumba40L. Pada dasarnya backpack ini merupakan backpack dengan tipe Front Loading, dan memiliki kapasitas 40 liter. Yang spesial dari backpack ini adalah, fakta bahwa backpack ini didesign berdasarkan pengalaman traveling si adis setelah melalang buana kesana kemari. Jadi sudah pasti backpack ini dapat memenuhi keinginan para backpacker seperti kamu. si Adis pengen bikin backpack yang gak terlalu besar tapi bisa muat banyak banget, katanya sih gitu.

#Sumba40L saat ngetrip ke Karimun Jawa

May 1, 2016

Photos: Dari Tugu sampai Stasiun Tugu

Sebenarnya sudah sejak lama saya ingin posting hasil foto-foto saya di blog ini. Walaupun sebelumnya saya memang punya blog khusus foto, tapi mungkin kedepannya hanya akan ada blog ini saja.  khusus foto saja, jadi semacam photo post. saya memang hobi motret sekaligus jalan-jalan. Dan setelah sering mampir ke blognya mas Wira wiranusmansyah.com , saya jadi pengen membuat blog ini jadi tempat untuk sharing cerita perjalanan, juga foto-foto juga. yah, walaupun foto-foto saya masih jauh dibawah level mas wira. 

Hae Tugu jogja
Dari Tugu Jogja sampai stasiun tugu ada sebuah jalan yang bernama Jalan Margo Utomo. Karena saya kerap lewat sini ketika ingin menuju daerah malioboro/keraton, dibandingkan jalan lainnya, jadinya saya sering memperhatikan jalanan sini. Tetapi rasanya kurang enak kalau hanya diperhatikan hanya ketika melintas, bukan langsung berada di jalan tersebut.

Tapi kenapa jalan Margo Utomo? Kalau mau ke malioboro/keraton dari arah Utara (ring road utara) jalan mana lagi coba yang paling populer selain lewat Jalan Magelang lalu ke selatan, atau lewat Kridosono?


Suwante dulu

April 18, 2016

7 Hal yang bisa kamu lakukan di Gili Trawangan

Hae Lombok

Tidak perlu diragukan lagi ketenaran Gili Trawangan dikalangan para traveler. Baik traveler lokal maupun mancanegara. Terletak di Sebelah timur pulau Lombok, masuk dalam Kabupaten Lombok Timur. Reputasi Gili Trawangan di kalangan turis mancanegara adalah sebagai pulau eksotis dengan keindahan alam bawah laut yang lumayan bagus, juga sebagai salah satu destinasi yang harus di kunjungi kalau berlibur ke Lombok. Tapi reputasi Gili Trawangan di kalangan turis lokal adalah sebagai destinasi untuk berfoto di salah satu pantai di Gili dengan latar belakang laut ataupun pemandangan Sunset. tujuannya apalagi kalau bukan untuk social climbing? *eh

Lalu, apa saja sih yang bisa dilakukan selama di Gili Trawangan?

1. JJS (Jalan Jalan Santai)


Ada beberapa hal yang bisa dinikmati di Gili Trawangan. Pantainya, lalu lalang turis di jalanan, apalagi pemandangan Sunsetnya! Salah satu cara untuk dapat menikmati hal tersebut adalah jalan jalan keliling pulau. Cukup jalan biasa aja. Gausah bawa motor, apalagi mobil, karena di Gili Trawangan tidak diperbolehkan ada kendaraan bermotor. Jadi bisa dijamin, udara di Gili Trawangan bebas emisi kendaraan bermotor.

Buat kamu yang gak kuat jalan karena sudah terlalu tua sudah terbiasa dibonceng mamang gojek, bisa menggunakan moda transportasi lain yaitu sepeda, dan delman. Untuk sepeda, banyak yang menawarkan penyewaan sepeda. Mulai dari 2 jam, 6 jam, 12 jam, sampai 24 jam dengan harga yang bervariasi, sekitar 20 - 100 ribu. Atau bisa juga naik delman, tapi saya tidak tahu harganya, lhawong saya sendirian masa iya mau naik delman sendirian #foreveralone.

March 21, 2016

Berburu Pesta di Gili Trawangan

"Eh lu tau party gede yang bakal diadain di Gili gak?" tanya si Gabriel, orang tangerang yang aku temui dalam #ngelombok trip
tiba-tiba saja, saya yang sedang duduk manis di dalam angkot yang mengantarkan kami dari pelabuhan lembar ke Kota Mataram ditanyain mengenain hal-hal yang belum sepatutnya saya tahu.

"ha? party yang gede? gak tau tuh."
"emang lo ke gili gak tau kalo bakal ada party special?" tanya si Gabriel lagi
"hah? gak tau gue party party gituan" sebagai traveler syariah, maklum kalau saya tidak tahu informasi mengenai hal hal berbau pesta.
"gue kira lo tau. gue sama si boy gak tau tempatnya doang nih dimana."

. . . . .

"welcome to my paradise,

where this sky so blue where the sunshine so bright"


jalan jalan sore men!

suara alunan musik reggae mengalun dari sebuah cafe di dekat bibir pantai Gili Trawangan. agenda saya sore ini adalah jalan-jalan santai, setelah mengurus check in hostel dan bertanya-tanya kepada penjaga hostel. saya memilih untuk jalan kaki saja, walaupun sebenarnya bisa menyewa sepeda, atau menaiki kuda. alasan saya berjalan kaki : GRATIS sehat, dan bisa lebih menikmati suasana gili.

setelah sekitar 30 menit jalan kaki, impresi awal saya terhadap gili trawangan : pusing bok! pusing gak tau jalan, pusing nyasar terus! jadi, selama 30 menit pertama saya jalan-jalan sore di gili isinya cuma nyasar. padahal saya sudah diberitahu oleh penjaga hostel, kalau mau ke bagian selatan pulau bisa lewat jalan menyusuri bukit. selama 30 menit menyusuri jalanan gili trawangan saya tidak menemukan jalan tersebut. karena saya anaknya jago materi navigasi, akhirnya saya memutuskan untuk memilih jalan memutar melalui jalan pinggir pantai.

"hei sat! di sini lo rupanya."